Pondasi adalah langkah awal dalam membuat bangunan rumah kita, jadi kita harus merencanakan tata letak ruang yang pasti dan matang untuk rumah kita dan tentunya sesuai dengan denah rumah yang ada, karena bila dkemudian hari ada perubahan ruang maka pondasi, bisa jadi bisa dibongkar kembali. Berkaitan dengan rumah tumbuh, sebenarnya merupakan hunian dengan konsep mencicil konstruksi. Jika dari awal sudah dipersiapkan konstruksi untuk 2 lantai, maka penambahan lantai diatas tidak menjadi masalah, tetapi akan menjadi masalah besar jika konstruksi hanya mendukung struktur satu lantai. Nah Pondasi merupakan elemen yang harus sangat diperhatikan.
Pada umumnya Pondasi suatu bangunan adalah Struktur bagian bawah yang berhubungan langsung dengan tanah, atau yang terletak di bawah permukaan tanah yang mempunyai fungsi memikul beban bagian bangunan di atasnya.
Pondasi harus diperhitungkan untuk dapat menjamin kestabilan bangunan terhadap beratnya sendiri, beban - beban bangunan (beban isi bangunan), gaya-gaya luar seperti: tekanan angin,gempa bumi, dan lain-lain. Disamping itu, tidak boleh terjadi penurunan level melebihi batas yang diijinkan. Agar kegagalan fungsi pondasi dapat dihindari, maka pondasi bangunan harus diletakkan pada lapisan tanah yang cukup keras, padat, dan kuat mendukung beban bangunan tanpa menimbulkan penurunan yang berlebihan. Pondasi merupakan bagian struktur dari bangunan yang sangat penting, karena fungsinya adalah menopang bangunan diatasnya, maka proses pembangunannya harus memenuhi persyaratan utama sebagai berikut:
Cukup kuat menahan muatan geser akibat muatan tegak ke bawah.Dapat menyesuaikan pergerakan tanah yang tidak stabil (tanah gerak)Tahan terhadap pengaruh perubahan cuacaTahan terhadap pengaruh bahan kimia
MACAM PONDASI
Pondasi dangkal ( shallow foundation ) adalah Pondasi yang digunakan bila letak tanah kerasnya berada dekat dengan permukaan tanah, yang kedalaman pondasi kurang atau sama dengan lebar pondasi. Pondasi dangkal terdiri dari : Pondasi telapak, cakar ayam, sarang laba-laba, gasing, grid, dan lain-lain.
Pondasi dangkal ( shallow foundation ) adalah Pondasi yang digunakan bila letak tanah kerasnya berada dekat dengan permukaan tanah, yang kedalaman pondasi kurang atau sama dengan lebar pondasi. Pondasi dangkal terdiri dari : Pondasi telapak, cakar ayam, sarang laba-laba, gasing, grid, dan lain-lain.
Pondasi dalam ( deep foundation ) adalah Pondasi yang digunakan bila letak tanah kerasnya berada jauh dengan permukaan tanah, yang kedalaman pondasi lebih dalam dari ukuran lebar pondasi. Pondasi dalam terdiri dari : Pondasi sumuran, tiang, kaison.
Suatu jenis pondasi mempunyai karakteristik penggunaan tertentu. oleh karena itu, dalam mendisain pondasi perlu dibuat alternatif yang kemudian dipilih alternatif yang terbaik berdasarkan kriteria secara teknis,kemudahan pelaksanaan, ekonomis, dan dampak lingkungan.
Agar dapat hasil yang baik maka perlu mempunyai pengetahuan tentang permasalahan pondasi.
Agar dapat hasil yang baik maka perlu mempunyai pengetahuan tentang permasalahan pondasi.
RENOVASI PONDASI
Tahukah anda bahwa terkadang anggaran renovasi rumah adalah lebih mahal dari membangun rumah dari awal. Logika sederhananya adalah adanya tambahan biaya berupa pekerjaan bongkaran dan perbaikan didalamnya. Misalnya, bila kita ingin menambah tingkat rumah kita, maka pekerjaan bongkaran lantai tidak bisa dihindari, karena kita harus menggali untuk tempat pondasi baru pendukung struktur lantai 2.
Tahukah anda bahwa terkadang anggaran renovasi rumah adalah lebih mahal dari membangun rumah dari awal. Logika sederhananya adalah adanya tambahan biaya berupa pekerjaan bongkaran dan perbaikan didalamnya. Misalnya, bila kita ingin menambah tingkat rumah kita, maka pekerjaan bongkaran lantai tidak bisa dihindari, karena kita harus menggali untuk tempat pondasi baru pendukung struktur lantai 2.
Jika pondasi pada bangunan lama tidak diketahui, pada saat renovasi konstruksi, maka kita harus menggali dan melihat apakah pondasinya memungkinkan untuk 2 lantai. Jika pondasi lama hanya untuk struktur 1 lantai maka dapat dilakukan perkuatan-perkuatan setempat atau di lapangan sering disebut pondasi suntik. Ini menyebabkan bangunan lama harus dibongkar pada titik-titik tertentu sebagai tempat pondasi baru pendukung struktur bahkan sebagian area lantai dan dinding juga perlu akan perlu dibongkar. Bisa dibayangkan, jika di ruangan 3x3 terdapat galian untuk 4 titik pondasi di setiap pojok ruangan, maka hampir seluruh lantai dibongkar.
Pondasi yang paling umum dipakai adalah pondasi strous yang dihubungkan dengan poor , yang mana letak poor persis dibawah kolom yang menyokong lantai 2. Selain itu juga bisa memakai Pondasi Borepile. Teknik ini banyak digunakan pada hampir semua jenis tanah dan bangunan. Teknik ini mempunyai daya dukung beban tidak hanya pada ujung penampang borepile,
tetapi juga pada semua sisi-sisi luarnya (gaya gesek). Proses pengerjaannya sebagai berikut:
tetapi juga pada semua sisi-sisi luarnya (gaya gesek). Proses pengerjaannya sebagai berikut:
Titik pondasi di bor terlebih dahulu, menggunakan mesin boredpile, sampai kedalaman tanah keras. Diameter lubang, sesuai perhitungan bobot beban bangunan. Untuk Pondasi strauss, cukup memakai bor tangan, mengingat mesin bor cukup besar dan perlu manuver untuk memutarnyaBesi beton yang sudah dirangkai, dimasukkan kedalam lubang bor.Pemasangan Pipa tremi (penyalur semen beton).Pengecoran / Penuangan semen beton kedalam lubang bor melalui pipa tremi, mulai dari dasar lubang menuju keatas. Bersamaan dengan penuangan beton cor, pipa tremi ikut juga dicabut perlahan mengikuti volume beton, sampai lubang bor penuh terisi padat.
Dengan teknik Pondasi Borepile atau pondasi strauss ini, pengeboran dan pengecoran langsung kedalam lubang. Sehingga memungkinkan seluruh tiang menyatu dengan tanah, akhirnya didapat kekuatan daya dukung menyeluruh.
08118476774
081384486774(WA)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar